Sabtu, 07 Februari 2009
Meningkatkan Kreatifitas Dan Meminimalisir Gaya Hidup Konsumtif

Oleh: A L I A . S*

Perkembangan zaman bukanlah suatu hal yang harus menghilangkan tradisi yang sudah ”membumi” di masyarakat. Kemajuan merupakan hasil kreativitas manusia sebagai makhluk berpikir dan bertindak dalam mengembangkan potensi yang di miliki. Hasil dari kreativitas juga harus dapat menjaga tradisi yang ada sebelumnya, karena merupakan upaya kreativitas para pendahulu kita. Meninggalkan tradisi sebelumnya justru dapat membuat kita kehilangan identitas yang sebenarnya. Pesatnya perubahan menuntut masyarakat mengubah pola hidup menyesuaikan dengan jaman, yang sering kali lalai pada jati dirinya sendiri.

Kemajuan sosial ekonomi memang mendatangi negeri ini, ditambah masuknya kebudayaan pop yang notabene didominasi kebudayaan Barat. Kebudayaan pop (pop culture) ditandai dengan industrialisasi barang-barang budaya seperti makanan, pakaian dan kesenian, tapi lebih dari itu, kebudayaan jenis ini membawa masyarakat pada fenomena McWorld.
Meluasnya budaya pop yang dulu hanya di konsumsi oleh masyarakat perkotaan, sekarang masyarakat pedesaan pun terbawa arus dengan gaya hidup seperti itu, anak muda sekarang lebih banyak meluangkan waktu kosongnya untuk bersenang-senang dari pada menggunakannya untuk belajar. Pertanyaanya, seperti apa nasib bangsa ini bila generasi mudanya sudah tidak peduli lagi terhadap masa depannya sendiri? Menurut penulis, ada beberapa hal yang mendasar agar idenditas kita tidak tergadaikan. Pertama, perlunya refleksi terhadap apa yang telah kita lakukan. Kedua, selalu menambah wawasan, melepaskan diri dari kejumudan berfikir dan bertindak sehingga tidak terjadi stagnasi dalam berfikir. Ketiga, melandaskan semua tindakan dengan keimanan, sehingga ada kontrol yang bersifat transenden.

Perkembangan teknologi juga sangat mempengaruhi pola hidup masyarakat. Pada saat ini budaya silaturahmi dari rumah ke rumah hampir tak terlihat lagi, karena masyarakat tidak menyadari bahwa gaya hidupnya telah terpengaruhi oleh kapitalisme global, yang saat ini telah banyak menuai kritik karena dampaknya mulai terasa baik sosial, ekonomi, fsikologis. Masyarakat saat ini lebih banyak bergaya hidup konsumtif dari pada meningkatkan kreatifitas yang dimiliki. Mudahnya berkomunikasi melalui ponsel merupakan penyebab hilangnya budaya silaturahmi di masyarakat, kita hanya duduk di rumah dengan memegang ponsel sudah bisa berkomunikasi dengan seseorang yang jauh sekalipun. Kita harus sadar tidak semua kemajuan itu akan berdamapk positif, malah dampak negatifnya lebih besar bila kita mau menyadri hal itu. Gejala seperti inilah yang memerlukan suatu rekayasa kesadaran secara kolektif, sehingga tindakan yang kita lakukan dapat dikontrol bersama.

Kita harus cerdas membaca realitas, kerena kemajuan akan terus berkembang kalau kita hanya menjadi konsumen maka kretifitas yang kita miliki akan stagnan. Dan kita menjalani hidup dalam ketergantugan pada orang lain. Kalau sudah demikian, kemerdekaan kita telah di rampas oleh orang lain, kita hanya dijadikan budak yang bergantung kepada orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup.

*Penulis Adalah Anggota Matrik Jogja,
Alumni MDHY ’06, e-mail: aku2726@yahoo.com
Kabid PA HMI Kom.Ushuluddin UIN Su-ka
posted by Wisma Kalingga Community @ 06.46  
0 Comments:

Posting Komentar

<< Home
 
 
Tentang R-25

Pemilik: Simax-Jiyah
Home: Jl Ambarukmo; Rt.11/04; CT Depok Sleman Yogyakarta 55281
Mau tahu R25 klik di sini
Jo Kelalen sing Kiye
Bagi temen2 R25 yg ingin mempublikasikan tulisan/gambar silahkan diposting sendiri, minta email dan paswordnya sama McAnam (admin 1) atau sama Fatin (Admin2). Silahkan posting dan berkomentar, jangan takut salah, santai aja kan ada admin :-)
Kategori
Postingan Sebelumnya
Arsip
Woro-woro
Cah R-25 kudu pangerten siji marang liyane. Nek ono sing lagi butuhake bantuan yo dibantu. Siji maneh, Cah R25 kudu ngikuti peraturan sing wis ditetepke lewat rembugan bareng. Nek durung duwe bojo yo ojo gowo wadon nang kamar; nek ra entuk go pemanas (dispengser dll) yo ojo nganggo, latihan hemat listrik ngono lo dab
Friendster&Penghuni R-25
Situs Blog Cah R-25
Buku Tamu



ShoutMix chat widget
Jumlah Pengunjung


Wisma Kalingga United

↑ Grab this Headline Animator

© Wisma Kalingga United